::saat kata belajar makna::

Latest

:: si bulan berlalu

::si bulan berlalu

bulan si mata indah perlahan rebah mainkan delik menarik napas semesta memilin asa mengalir teduh dagunya jatuh di taplak cerah matanya padat, enggan berubah dia menyelidik pada yang membatu dia kini menelikung sesuatu semacam kata, selamat tinggal dia menutup pintu berlalu dengan senyum tak lagi mudah dibaca

::pengakuan

maafkan kesadaranku Kekasih, “pada yang muda dan mudah jatuh soal cinta”. di sini, di hatiku ada darah muda, kembara, dan bintang berkelindan. “tidak, meskipun aku tua bangka dan tuan bau tanah, hasratku sederas Jeneberang, secadas Tinggimoncong” Masih sudikah kau bersamaku ?

Makassar, 09/12/2009

:: Sajak Tanpa Judul

::Sajak Tanpa Judul
Kau kira kami telah sekarat. Adalah ilalang yang berbaris di sepanjang jalan. Yang kerap kau sebut jalang, purba dan sundal. Padahal kami takzim berlutut pada setiap pejalan kaki dan ternak yang lalu lalang. Hingga keretamu datang memekakkan kelopak dengar dan menyeret semuanya. Kami terhempas, lunglai. Mati mengering dalam sumpah serapah yang samar. Kami kemudian dibekap amarah bukan kepalang, “kamu adalah sialan dan keparat itu!”

Galesong, 19/11/2009

| pelajaran cinta ikan giru pada anemon

| pelajaran cinta ikan giru pada anemon

kini aku paham satu kisah pelajaran cinta
semacam bukti yang juga telah kau ceritakan
sebelumnya pada alam, mereka dan kepada para kekasih

seperti saat engkau menjelma ikan giru
tulus melingkar, berenang meliuk riang
mematuk jika buatmu penasaran
dan hanya kepadanya, engkau rela demikian
mengurungkan diri pada sulur warna warni

‘ku duga pasti buatmu jerih, perih dimainkan ombak,
sempit terkurung keadaan oleh laut yang semakin melandai

makassar17/11/2009

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.